Aksi Demontrasi Ditolak, Lira Konawe Minta Kepada Aparat Penagak Hukum Untuk Segera Menuntaskan Kasus Korupsi Baik Yang Sedang Bergulir Maupun Kasus Yang Mandek

198

Metronusantaranews.com – Konawe – Hari Anti korupsi sedunia (Hakordia) yang dilaksanakan setiap tanggal 9 Desember setiap tahunnya, tentunya masyarakat bahkan organisasi-organisasi penggiat anti korupsi turut ambil bagian dalam menyoroti persoalan korupsi, Kamis 9/12/2021.

Tidak ingin ketinggalan untuk mengambil bagian dalam memperingati hari Anti korupsi sedunia, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Konawe menyoroti sekaligus meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk segera menuntaskan sejumlah kasus korupsi yang Dinilai mandek.

Bahkan, Satriadin, selaku Bupati Lira Konawe mengatakan bahwa seharusnya hari ini 9 desember dilakukan aksi demonstrasi dalam rangka memperingati hari Anti korupsi. Namun, surat pemberitahuan aksi demonstrasi mengalami penolakan oleh pihak kepolisian resort Konawe dengan alasan tidak sesuai prosedur atau 3 hari sebelum pelaksanaan aksi unjuk rasa surat pemberitahuan sudah masuk di kepolisian.

Menurutnya, mau diberi izin atau tidak, yang terpenting sudah disampaikan, itu tidak ada masalah, namun pihaknya menghargai protap kepolisian yakni surat pemberitahuan aksi di kirim 3 hari sebelum melakukan aksi.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus mempresur sejumlah kasus yang dinilainya masih mandek, yakni pertama, Dugaan Kasus covid 19 Konawe Utara yang belum jelas progres penangannya di kejaksaan negeri Konawe.

Kedua, Dugaan kasus korupsi di Perusda yang sampai hari ini hanya menetapkan dua tersangka yang di tangani oleh Kejaksaan Negeri Konawe.

Ketiga, Dugaan kasus pungutan liar calon tenaga kerja lokal yang sementara bergulir di Polres konawe untuk segera di tuntaskan.

Keempat, Dugaan kasus rangkap jabatan dan dugaan kasus korupsi di dinas PU PR kabupaten Konawe yang belum jelas progres penanganan di kepolisian daerah Sulawesi tenggara.

“Kami minta kepada kejaksaan Negeri Konawe dan Polres konawe serta kepolisian daerah Sulawesi Tenggara untuk segera menuntaskan dugaan kasus-kasus korupsi baik kasus yang sementara bergulir maupun kasus yang mandek,” ujar Satriadin

Ghopal sapaan akrabnya juga meminta kepada pihak polres Konawe dalam kasus pungutan liar (Pungli) calon tenaga kerja lokal (CTKL) untuk segera mengungkap dugaan keterlibatan oknum pejabat dilingkup pemerintahan.*

Editor Publisher : Helni Setyawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here