Istri Kepala Desa Membantah Atas Tuduhan Bidan Desa Bahwa Iya Melakukan Penganiayaan

2183

OKU TIMUR – Istri Kepala Desa Membantah atas Tuduhan Kepadanya yang telah melakukan penganiayaan terhadap Bidan Desa Sukaraja Tuha, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Oku Timur. Saptu (17/07/2021)

Dalam Menanggapi pemberita yang sedang beredar di salah satu Media, terkait dugaan istri kades memukul Bidan desa kurang tepat.

Bahwasannya istri Kades (Lilis Suryani) beserta Warga yang mencari Novi Widiya (30) selaku Bidan Desa yang sudah di pindah tugaskan oleh Kepala UPTD Puskesmas Sukaraja Tuha Kecaman Buay Madang (Idial SKM., M.Kes), Dimana Tadinya Novi Widiya selaku Bidan Desa di perbantukan untuk tugas di Desa Sukaraja Tuha, namun pertanggal 21 juni 2021 bidan desa (Novi Widiya) pindah Tugas kan Puskesmas Sukaraja Tuha.

Menurut keterangan istri Kades (Lilis Suryani) saat dikonfirmasi Awak Media mengatakan, “Saat itu Novi dicari oleh Beberapa Warga dan juga Kader Posyandu untuk di mintai pertanggung jawabannya sebagai Mantan Bidan Desa yang membuka Posyandu di Desa Sukaraja Tuha, yang mana diduga tidak mengantongi Ijin baik dari pihak desa maupun dari Puskesmas dan pelayanan beliau kurang memuaskan.”

“Maksud Masyarakat tersebut mau menanyakan legalitas pembuatan Posyandu yang dilaksanakan oleh Bidan tersebut.” Terangnya

“Warga bersama Kader Posyandu meminta bantuan kepada saya, selaku Istri Kepala Desa untuk menengahi permasalahan supaya tidak terjadi anarkis.” Imbuhnya

Masih dilanjutkan, “Saat mendampingi Kader Posyandu dan Masyarakat, Mantan Bidan Sukaraja Tuha tersebut ditemukan diarah Ruko Edi Mantan Dewan dari Praksi Nasdem yang berboncengan dengan adiknya, didekat persawahan. Disanalah terjadi cek cok antara Warga, Kader dan Novi widiya.”

“Kejadian itu cuma cek-cok mulut dan tidak ada adu fikik, Namun Ibu Kades sangat menyayangkan, Novi selaku Mantan Bidan Desa Sukaraja Tuha malah membuat laporan palsu bahwa Saya telah melakukan penganiayaan kepada Bidan Desa tersebut.” Ucapnya

“Masyarakat yang mencari Bidan Desa tersebut bersama Kader Posyandu siap menjadi saksi bahwa apa yang dituduhkan oleh Bidan tersebut tidak benar, malah sebenarnya itu kebalikan dari pemberitaan tersebut.” Sanggahnya

“Kader Posyandu bersama masyarakat yang mencari Bidan tersebut sudah tanda tangan dan menyatakan kalau pernyataan Bidan Desa tersebut didalam pemberitaan salah satu media tersebut salah besar.” Ucapnya

“Hari ini saya sudah memenuhi panggilan pihak Kepolisan untuk dimintai keterangan, dan saya menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Tidak ada yang saya tambahi dan kurangi. Setelah selesai ini semua saya akan naik banding yang didukung Kader Posyandu dan Masyarakat yang siap menjadi saksi pada waktu itu.” Pungkasnya

Menyikapi permasalahan ini, Alpian, selaku Kepala Desa Sukaraja, dan Idial SKM., M.Kes, selaku kepala UPTD Puskesmas angkat bicara terkait perbuatan Mantan Bidan Desa Sukaraja Tuha, (Novi Widiya) yang melakukan praktek Posyandu tanpa Izin pihak desa maupun Puskesmas.

Menurut Idial SKM.,M.Kes selaku Kepala UPT. Puskesmas dan Kepala Desa Sukaraja mengatakan, “Belum ada surat pengajuan untuk pembuatan Posyandu yang didirikan oleh Novi Bidan Desa tersebut, dan Kami juga belum memberikan izin kepada Mantan Bidan Desa Novi Widia membuka Posyandu yang dibuat oleh Bidan tersebut.” Pungkasnya.

Reporter : Jhoni/Yopi
Editor Publisher : Yopi Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here