Keluhkan kesehatan masyarakat Akibat Pencemaran Udara, Warga Porara Ancam Blokade Jalan Houling Yang Dilalui Kendaraan PT VDNI dan PT OSS

433

SULAWESI TENGGARA – Pencemaran udara yang disebabkan oleh sisa produksi PT. VDNI dan PT OSS site Morosi mencemari rumah warga hingga penuh dengan debu bahkan sampai mengganggu kesehatan warga desa Porara khususnya, Rabu 22/9/2021

Aktifitas kedua perusahaan yg bergerak di bidang industry Fero nickel PT. VDNI dan perusahaan peleburan Baja Stenlis PT. OSS mulai meresahkan warga akibat pencemaran udara.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Desa Porara Kec. Morosi Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Abd Asis, saat di temui di kediamannya , mengatakan bahwa sisa produksi yg di timbulkan oleh kedua perusahaan Mega Industri tersebut selain pencemaran udara yang semakin meningkat, aliran sungai yang terletak diwilayahnya juga tercemar yang diduga akibat sisa produksi PT VDNI dan PT OSS yang di buang melalui corong pembuangan.

Aktifitas pembuangan sisa produksi kedua Mega industri tersebut mulai meresahkan warga terutama dari sisi kesehatan masyarakat khususnya warga desa porara

Saat ini bukan hanya debu yg menutupi atap di setiap rumah warga namun juga kesehatan warganya sudah mulai dikeluhkan seperti batuk dan sesak napas.

“Selain debu yang menutupi rumah warga, kesehatan masyarakat saya sudah dikeluhkan seperti batuk dan sesak nafas” ujarnya

Kemudian juga petani tambak mengeluhkan hasil panen yang semakin menurun drastis, diduga di akibatkan oleh pembuangan sisa produksi kedua perusahaan tersebut.

pencemaran udara yg terjadi akibat aktifitas kedua perusahaan itu sudah berlangsung lama kurang lebih satu tahun yg lalu, dan warga sudah melaporkan hal ini kepada pemerintah namun tidak ada solusi.

Pihaknya bersama masyarakat desa porara juga sudah pernah turun kejalan melakukan aksi namun tidak ada tanggapan apapun. Dirinya juga sudah pernah melaporkan hal ini kepada salah satu KTT Perusahaan PT. OSS namun saat itu pihak perusahaan PT. OSS melalui Kepala Tehnik Tambang mengatakan bahwa terdapat kebocoran saluran pembuangan udara dan akan segera dilakukan perbaikan.

Perbaikan kebocoran saluran pembuangan udara sampai saat ini sudah satu tahun lamanya belum menunjukan adanya perbaikan karena pencemaran udara berupa debu tebal yg berterbangan sampai ke rumah-rumah warga tidak kunjung berhenti.

Lebih lanjut, apabila dalam waktu dekat ini kedua Mega industri tidak mengindahkan dampak pencemaran udara, maka dirinya bersama masyarakat akan melakukan blokade jalan jalan usaha tani yg di lalui oleh perusahaan dan dijadikan sebagai akses jalan houling.

“Jika kedua Mega industri tidak mengindahkan keluhan warga akibat pembuangan sisa produksi menyebabkan gangguan kesehatan warga, penghasilan petani tambak semakin turun dan rumah-rumah warga dipenuhi debu tebal, maka kami akan melakukan blokade jalan usaha tani yang dijadikan sebagai jalan houling bagi kendaraan perusahaan” Ungkap Asus. ( Andi Falle)

Editor Publisher : Yopi Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here