Kementerian terkait,  izin galian C Perlu mengetahui  Kegiatan Galian C Pasir Kuarsa PT. Bumi di Kab.Batubara

169

Metronusantaranews.com – Batu Bara_Sumut
Galian C Pasir Kuarsa Milik PT.Bumi didesa gambus laut,  Kecamatan Limapuluh Pesisir,  Kabupaten Batubara,  Provinsi Sumatera utara.

Hasil galian C Pasir Kuarsa dari lokasi diangkut ke gudang penimbunan didesa lalang,  kecamatan medang deras, menggunakan mobil dum truck jenis Cold diesel,  sedang dari Gudang ke medan, angkutannya mobil dumtruck minimal roda 10, disebut-sebut pasir kuarsa dikirim ke PT. Juishin Indonesia Perusahan Produksi kramik dimedan.

Awak media dan penggiat Sosial menyoroti kegiatan galian C pasir kuarsa.

1. Lokasi eks galian C setelah diambil hasil buminya, ditinggalkan begitu saja, dibiarkan bagaikan danau.

2. Gudang penimbunan tanpa plank Tanda Daftar Gudang yang dikeluarkan Dinas Perizinan.

3. UU Lalu lintas Nomor 22. Tahun 2009  ada mengatur mobil dum truck pengangkutan hasil galian c/ jenis tambang, terdaftar di Dinas Perhubungan Batubara,  jika antar lintas terdaftar di Dishub Sumut dan mendapatkan rekomendasi dari Dishub.

Dan menurut  B.Harahap.SH sebagai penggiat Sosial Kontrol. dalam pemaparannya, Minggu (17/04/2022). Bahwa kegiatan Galian C Pasir Kuarsa didesa gambus laut ini,  perlu menjadi perhatian kita semua, dari mulai Kementerian terkait,  Pemerintahan Sumatera utara,  maupun pemerintahan Batubara dan Aparat penegak Hukum dan Dinas Perhubungan.

Pasalnya  eks lokasi galian c dibeberapa titik setelah selesai diambil hasilnya lokasi dibiarkan menjadi kubangan air,  bagaikan danau, seharusnya ditutup kembali,  jadi tidak merusak lingkungan. Ujar B. Harahap.

Masih menurut B. Harahap,  Mobil dumtruck belum memiliki izin rekomendasi dari dinas Perhubungan Kabupaten Batubara, dan yang membuat kita lebih miris lagi Sopir dan mobil dumtruck semuanya dari luar.

Menjadi perhatian yang serius dari Pemerintahan kabupaten Batubara, bagaimana kegiatan ada diBatubara,  Sopir dan dumtruck warga batubara tidak dilibatkan,  luar biasa. Ucapnya. Bupati

Menyikapi hal ini B. Harahap meminta kepada instansi terkait agar turun kelapangan untuk menindak lanjuti demi tegaknya peraturan dan Undang-Undang.

Dan juga dinas kesehatan Batubara untuk melakukan check kesehatan para Sopir yang didatangkan dari Luar Sumut, dalam hal mewaspadai kesehatan masyarakat dan lingkungan,  inikan masa Covid 19 belum usai dan kita perlu waspada.

Termasuk pimpinan pemborongnya dimintai pertanggung jawaban kenapa tidak melibatkan warga Batubara untuk bekerja dan tidak mendaftarkan mobil dumtrucknya kedishub Batu bara.Ungkap B.Harahap.(Sp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here