PT.Bakrie Group dijakarta agar  Evaluasi Manager Patty Acid dan Pimpinan PT.ALI, Pinta Ketua KCBI

394

Metronusantaranews.com – Batu Bara_Sumut
Tiga orang  Pekerja PKWT korban diberhentikan sepihak tanpa status kejelasan oleh PT. Ananda Lestari Indonesia (PT. ALI)  Out sourcing PT. Domas Agro Inti Prima tergabung di Bakrie group, Perusahaan  Produksi pengolahan inti sawit menjadi sejenis Alkohol. Lokasi Didesa Kuala Tanjung,  Kecamatan Sei suka Kabupaten Batu Bara,  Provinsi Sumatera Utara.

Pasalnya surat yang dilayangkan kepada PT. Ananda Lestari Indonesia meminta agar dilakukan pertemuan/bipartit untuk kejelasaan status pemberhentian dari Pekerjaan, tetapi tidak di penuhi. Permohonan bipartit dimintakan, Kamis (27/01/2022) di Kantor PT. Domas Agro Inti Prima. Sebut Mahdan yusbar salah seorang korban diberhentikan dari kerjanya.

Ketiga Pekerja yang diberhentikan tanpa melalui Prosedur Peraturan ataupun Undang-Undang Ketenaga kerjaan.

1. Hardiansyah Prayoga,2.Sopian Simbolon, 3.Mahdan Yusbar

Ketika dikonfirmasi Bambang edi selaku perwakilan dari PT. Ananda lestari Indonesia dihadapan ketiga orang Pekerja korban PHK  sepihak, Bambang mengatakan: menanggapi surat yang disampaikan ke Pimpinan PT. Ananda Lestari Indonesia sudah disampaikan,  namun pimpinan PT. Ananda Lestari Indonesia mengatakan, jika kurang puas agar kalian bertiga datang kekantor medan. Sebut Bambang.

Menanggapi penyampaian Bambang edi, meminta datang kekantor medan, mahdan yusbar kepada awak media mengatakan: kenapa mesti kemedan,  PT. Ananda Lestari Indonesia mencari makan diBatubara, dan kita bertemu di kabupaten Batu bara ini, seharusnya PT. Ananda Lestari membuka kantor cabang dibatu bara, bukan kami yang kemedan, jika demikian berilah kami operasional kemedan. Sebutnya.

Yusbar menambahkan,  PT. Ananda Lestari Indonesia menerima kami bekerja bukan kami yang melamar kerja,  melainkan over alih dari kami bekerja harian di PT. Domas Agro Inti Prima.

Dan uang kami yang dipotong satu bulan Rp. 100.000 alasan uang simpanan belum dikembalikan, di PT. Ananda Lestari indonesia Baju kerja membayar Rp. 120.000/pcs. Sepatu dipinjami dan juga helm, sepatu dan helm, sudah kami kembalikan Ujar Mahdan yusbar di aminkan kedua rekannya.

Agus Sitohang Ketua KCBI Batu Bara mengatakan: Kelihatannya Pimpinan PT. Ananda Lestari seolah kebal hukum, dan niat baik untuk membantu masyarakat sungguh minim, Sebagai pimpinan  Perusahaan seharusnya taat aturan dan hukum, hormatilah masyarakat sekitar,  sudah mencari makan di kabupaten Batu bara, ya sebaiknya di kabupaten batu bara bertemu,  bukan menyuruh kemedan.

Dan untuk pimpinan PT. Domas Agro Inti Prima,/HRD Bakrie group sebaiknya turut bertanggung jawab selaku pemberi kerja, kelihatannya Pimpinan PT.Ananda Lestari Indonesia tidak pernah hadir di tempat kerja atau hanya Bambang yang ada di tempat Pekerjaannya.

Jangan-jangan benar diduga sdr Rudy manager Departement Patty Acid itu ada keterlibatan sebagai pemilik saham di PT. Ananda Lestari Indonesia.

Saya sebagai Sosial kontrol meminta: Pemilik Saham Bakrie Group untuk mengevaluasi Pimpinan PT ananda Lestari Indonesia yang tidak ada hadir ditempat kerja dan menyelesaikan tanggung jawabnya atas pemberhentian kerja sepihak.

Begitu juga dengan  Sdr Rudy manager di Departemen Patty Acid, Perlu dievaluasi, kenapa beliau  yang menyampaikan pemberhentian kerja kepada pekerja PT. Ananda Lestari Indonesia. Bukan pimpinan PT. Ananda Lestari Indonesia. Ungkap Agus. (Sp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here