SDN Pananjung II Abaikan Larangan Pemerintah Untuk Tidak Menjual Buku atau Lembaran Kerja Siswa (LKS)

491

Garut – Seluruh satuan pendidikan dan Guru di Larangan menjual atau memungut biaya untuk buku dan Lembaran Kerja Siswa (LKS) kepada siswa. Sebagai mana di atur dalam peraturan pemerintah no 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelengaraan pendidikan ayat 181 huruf a.

Tapi peraturan ini tidak di indah kan oleh pihak sekolah SDN Pananjung 2 yang berlokasi di kampung Bagelen kelurahan Pananjung ( jln Otista ) kecamatan Tarogong Kaler kabupaten Garut.

Ketika kami konfirmasi kebenaranya pihak sekolah tidak menyangkal nya
Surtini SP.d selaku kepala sekolah saya baru tahu hari ini pada, selasa (25/01/2022) karena saya baru bertugas kurang lebih dua minggu di sekolah ini.

Sedangkan menurut salah seorang pendidik, mengatakan ini keingan para orang tua siswa dan tidak merasa terbebani dengan harga relatif murah yaitu Rp.18.000 per semester karena LKS sangat membantu tugas kami sebagai guru, dan membantu para siswa agar lebih giat lagi dalam hal belajar.

Hal ini bertolak belakang dengan temuan kami di lapangan LKS untuk kelas 6 meliputi Bahasa Sunda, Buku Tema, Matematika, dan Agama (4 buah buku) dengan total harga Rp.54.000 dan orang tua siswa pun tidak pernah di ajak bicara.

Sedangkan peraturan pemerintah sudah jelas apapun alasan nya pihak sekolah tidak boleh menjual ataupun memungut biaya buku atau LKS tersebut.

Maka dengan itu pihak dinas pendidikan kabupaten Garut harus segera turun tangan untuk menyelesaikanya, agar aturan penerintah tidak boleh di kalahkan oleh kebijakan perorangan termasuk oleh guru, dengan dalih membantu meringankan kerja seorang pendidik. ketika berita ini di rilis ada indikasi pihak sekolah menggalang tanda tangan dari orang tua siswa yang menyatakan tidak keberatan dengan adanya LKS. (Yana/Hera)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here