Kapolsek Tenggulun Intensifkan Pemantauan Banjir, Akses Jalan Semadam–Tamiang Hulu Terputus

Kapolsek Tenggulun Intensifkan Pemantauan Banjir, Akses Jalan Semadam–Tamiang Hulu Terputus

MetroNusantaraNews.com | Aceh Tamiang – Banjir yang melanda kawasan Desa Suka Makmur, Blok 5, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, menyebabkan akses jalan lintas Semadam–Tenggulun–Tamiang Hulu terputus bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Ketinggian genangan air yang mencapai sekitar 80 sentimeter membuat jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan kecil.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Tenggulun, Ipda Muhammad Saifoel Azahari, S.H., mengintensifkan pemantauan situasi banjir guna memastikan perkembangan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi risiko keselamatan bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Berdasarkan laporan situasi pada Selasa (13/10/2026) pukul 08.00 WIB, genangan air di lokasi tersebut mencapai kurang lebih 80 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas, sedangkan kendaraan roda enam jenis Fuso masih dapat melewati lokasi dengan mempertimbangkan kedalaman air, kondisi arus, serta faktor keselamatan.

Kapolsek Tenggulun bersama jajarannya terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan ketinggian debit air dan kondisi badan jalan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan bertambahnya ketinggian air yang dapat memperluas dampak banjir dan menghambat akses transportasi masyarakat.

Selain pemantauan di lapangan, koordinasi dengan unsur terkait juga terus dilakukan untuk mendukung langkah penanganan serta mengantisipasi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas akibat banjir.

Kapolsek Tenggulun mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri menerobos genangan air, khususnya pengendara kendaraan roda dua dan roda empat. Pengguna jalan diminta mengutamakan keselamatan, memperhatikan arahan petugas, serta mencari jalur alternatif apabila kondisi jalan belum memungkinkan untuk dilalui.

Koordinasi penanganan juga dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), aparatur desa, dan instansi terkait. Setiap perkembangan situasi di lapangan terus dilaporkan kepada pimpinan sebagai bagian dari upaya penanganan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kenaikan debit air.

Polres Aceh Tamiang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perkembangan banjir, terutama apabila terjadi hujan yang berpotensi meningkatkan ketinggian air. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi terkini dari petugas agar dapat mengambil langkah yang tepat dalam beraktivitas.

Melalui pemantauan intensif dan koordinasi lintas sektor, Polsek Tenggulun terus berupaya membantu menjaga keselamatan masyarakat serta meminimalkan risiko yang ditimbulkan oleh banjir, khususnya di jalur penghubung Semadam–Tenggulun–Tamiang Hulu yang saat ini mengalami gangguan akses transportasi.(FAHRID) Kaperwil Aceh