Beredar Video di Grup WA, Lima Orang Diduga Ambil denamo Milik Almarhum Drs. Ali Rahman, M.T. Kini Di Polsek Umpu Semenguk

Beredar Video di Grup WA, Lima Orang Diduga Ambil denamo Milik Almarhum Drs. Ali Rahman, M.T. Kini Di Polsek Umpu Semenguk

Metronusantaranews.com - WAY KANAN, LAMPUNG — 19 Oktober 2026

Kasus dugaan pencurian jenamo pabrik bekas milik almarhum Drs. Ali Rahman, M.T. kini resmi ditangani oleh pihak kepolisian wilayah Kabupaten Way Kanan. Laporan terkait hilangnya barang peninggalan berharga tersebut telah diterima dan sedang dalam proses penanganan di Polsek Umpu Semenguk.

Sebelumnya, beredar sebuah rekaman video yang tersebar luas di berbagai grup WhatsApp. Dalam video tersebut terlihat lima orang yang diduga sebagai pelaku berada di dalam sebuah kendaraan bermerek Zikgara warna hitam. Penyebaran video ini kemudian menarik perhatian warga dan mendorong pihak keluarga untuk menindaklanjuti secara resmi ke pihak berwenang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak keluarga, jenamo pabrik bekas milik almarhum Drs. Ali Rahman, M.T. diketahui hilang dari tempat penyimpanannya tanpa seizin keluarga. Setelah dilakukan penelusuran serta melihat rekaman video yang beredar, terdapat lima orang yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa ini. Kelima orang tersebut telah dipanggil dan kini berada di Polsek Umpu Semenguk untuk menjalani pemeriksaan serta memberikan keterangan terkait perkara tersebut.

Adapun inisial nama kelima orang yang dimaksud adalah:

1. H

2. ES

3. AR

4. DA

5. BA

Pihak keluarga almarhum Drs. Ali Rahman, M.T. menyampaikan harapan agar kasus ini dapat diusut secara transparan dan objektif sesuai dengan hukum yang berlaku. Jenamo pabrik bekas tersebut bukan sekadar benda bernilai ekonomis, melainkan juga memiliki nilai kenangan mendalam bagi keluarga almarhum. Oleh karena itu, keluarga sangat berharap barang tersebut dapat segera ditemukan dan dikembalikan dalam kondisi baik.

"Kami mohon kepada pihak kepolisian untuk meneliti dan mengusut tuntas peristiwa ini, serta mengembalikan jenamo milik almarhum kepada kami," ujar salah satu perwakilan keluarga.

Warga sekitar pun menyambut baik langkah cepat yang telah diambil oleh pihak kepolisian. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya rekaman video yang beredar, namun juga berharap proses hukum tetap berjalan adil dan teliti, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Kabupaten Way Kanan tetap terjaga dengan baik.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pemeriksaan terhadap kelima orang tersebut masih berlangsung di Polsek Umpu Semenguk. Perkembangan selanjutnya akan terus kami pantau dan informasikan kepada masyarakat luas.

(Red)