Gunakan Bahan Material Kali Cikaniki ,Proyek TPT Desa Karehkel Bogor Patut Dipertanyakan
Bogor,MetroNusantaraNews.com Proyek senilai 600 jutaan lebih dari bantuan keuangan ( Bankeu ) Akselarasi,untuk pembangunan tembok penahan tebing ( TPT ), diduga telah menggunakan bahan batu-batuan dari kali cikaniki yang pekerjaannya berada di wilayah kp.Jengkol karehkel kecamatan Leuwiliang kabupaten Bogor

Dan proyek TPT tersebut patut dipertanyakan untuk pelaporan keuanganya
Sementara kepala desa karehkel Odih Marwan saat akan dikompirmasi terkait adanya temuan tersebut, sang sekretaris desa ( sekdes ) mengatakan sedang tidak ada ditempat

" Untuk bahan-bahan bebatuan keranjang TPT, itu tidak benar kalau kami mengambil bahan material dari kali cikaniki, karena proyek ini berada diarea kali , yang seharusnya dibiayai oleh bwws , kami selaku pemerintahan desa telah mendengarkan keluhan dari warga kampung jengkol yang kebetulan rumah tinggalnya bersebelahan dengan kali tersebut dan dikuatirkan terjadi longsor ,maka kami bertindak cepat untuk menganggarkannya dan membangunnya, inipun sudah disetujui oleh PU dan bwws ,artinya ini bersifat urjen," ungkap Teja pada MNN. Selasa ( 29/9/26 )
Dilain tempat awak media menemuk tim pelaksana kegiatan ( TPK )proyek ,saat dikompirmasi membenarkan,proyek tersebut telah menggunakan bahan-bahan yang diambil dari kali tersebut dan itupun sudah diketahui oleh kepala desa karehkel sendiri
" Habis bagaimana kang,kita kesulitan mencari batu kali, dan dengan terpaksa kami memanfaatkan batu-batu yang ada dikali,dan itupun pak kades Odih sudah mengetahuinya artinya disetujuilah," terang Junaidi menjelaskan.
Sementara itu sekdes membantahnya dan tidak membenarkan adanya pemanfaatan batu-batuan dari kali tersebut
" Itu tidak benar kang,yang ada kami membeli batu diangkut pakai mobil bak, berhubung pengerjaannya ada dibawah kali, maka batu itu kita lempar-lemparin kebawah,dan para pekerjalah yang memungutinya ," Akunya
Lanjut dia kembali mengatakan bahwa pekerjaan tersebut dilakukan oleh masyarakat setempat
Namun kenyataannya saat di investigasi oleh para awak media , terlihat para pekerja sedang mengambil batu-batuan dilokasi kali tersebut (RZ/IS)

Rosnita pasaribu
