Ka. LPKA Banda Aceh dan Jajaran Dalami Strategi Kerja Sama serta Komunikasi Pemerintahan

Ka. LPKA Banda Aceh dan Jajaran Dalami Strategi Kerja Sama serta Komunikasi Pemerintahan

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., bersama jajaran mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Kerja Sama dan Tata Kelola Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Biro Hubungan Kerja Sama (Hukerma) Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI secara virtual, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dipusatkan di Aula Sekretariat LPKA Banda Aceh. Pelaksanaan Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas pemasyarakatan agar mampu menghadapi dinamika global serta mendukung tata kelola kelembagaan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.

Bimtek tersebut mengusung tema “Pengembangan Kapasitas Strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk Mendukung Kerja Sama dan Tata Kelola Imipas yang Profesional, Adaptif, dan Berdaya Saing Global.”

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang keahlian, di antaranya Dr. Naomi Soetikno, S.Psi., M.Pd., dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI); Irwan Hermawan, S.E., MMktgComm, CPR., Managing Director GOVCOM Insight and Consulting; Sry Satriya Tjatur Wisnu Sasangka, ahli bahasa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Andri Kurniawan KP., S.Kom., M.Pd., Kepala Pusat Pembinaan Analis Kerja Sama Kementerian Sekretariat Negara; serta Sri Wahyu Utami, S.IP., M.E., Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah Kementerian Sekretariat Negara.

Materi yang disampaikan mencakup penguatan tata kelola profesional, peningkatan kapasitas kerja sama strategis lintas sektor, pengembangan kemampuan komunikasi dan aspek psikologis petugas, serta optimalisasi peran penerjemah dan penggunaan bahasa dalam mendukung pelayanan publik.

Melalui materi tersebut, para peserta dibekali kemampuan analisis program kerja sama, negosiasi, penyusunan perjanjian yang akuntabel, serta keterampilan komunikasi yang efektif. Perspektif psikologi dan komunikasi pemerintahan juga menjadi bagian penting dalam mendorong pendekatan pembinaan yang lebih humanis serta pengelolaan kehumasan yang profesional.

Selain itu, penguatan kemampuan bahasa dan penerjemahan diharapkan dapat mendukung pengelolaan hubungan luar negeri serta meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian dan pemasyarakatan yang melibatkan subjek hukum asing.

Keikutsertaan Kepala LPKA Banda Aceh beserta jajaran dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan. Dengan kompetensi yang terus dikembangkan, petugas diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsi secara profesional, responsif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan.

Kegiatan Bimtek ini berlangsung selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Oktober 2026, dan diikuti oleh petugas pemasyarakatan dari seluruh Indonesia. Pada hari pertama, kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terwujud tata kelola imigrasi dan pemasyarakatan yang semakin profesional, adaptif, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan di tingkat nasional maupun global.(FAHRID) Kaperwil Aceh