LPKA Banda Aceh dan DP3AKB Simeulue Perkuat Sinergi, Pastikan Hak Anak Binaan Terpenuhi

LPKA Banda Aceh dan DP3AKB Simeulue Perkuat Sinergi, Pastikan Hak Anak Binaan Terpenuhi

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menerima kunjungan kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Simeulue, Sabtu (17/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi serta perkembangan pembinaan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) asal Kabupaten Simeulue yang sedang menjalani pembinaan di LPKA Kelas II Banda Aceh.

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB itu disambut hangat oleh Yusnaidi bersama jajaran kepala seksi (Kasi) LPKA Kelas II Banda Aceh.

Rombongan DP3AKB Kabupaten Simeulue hadir langsung melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Reni Sri Refita, S.ST., S.E., serta Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG), Agnes Indrilia, S.ST., M.KM.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi fisik dan mental anak binaan, sekaligus melihat perkembangan proses pembinaan yang dijalani selama berada di LPKA Kelas II Banda Aceh.

Berdasarkan hasil pemantauan, anak binaan asal Kabupaten Simeulue dilaporkan dalam keadaan sehat dan memperoleh hak-hak dasar serta layanan pembinaan dengan baik. Layanan tersebut mencakup pendidikan, pembinaan keagamaan, dan pendampingan kesehatan.

Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa anak yang sedang menjalani pembinaan tetap memperoleh perhatian, perlindungan, serta pemenuhan hak-haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dorong Kerja Sama Perlindungan Anak

Sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga, LPKA Kelas II Banda Aceh bersama DP3AKB Kabupaten Simeulue sepakat menginisiasi penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kerja sama tersebut direncanakan mencakup pemenuhan hak anak, perlindungan khusus, serta pengawasan dan pendampingan terhadap anak binaan secara berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran kedua instansi dalam mendukung proses pembinaan, rehabilitasi, dan persiapan reintegrasi sosial anak binaan agar nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik.

Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui DP3AKB terhadap anak binaan yang berasal dari daerah tersebut.

Ia menegaskan komitmen LPKA Kelas II Banda Aceh untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan proses pembinaan berjalan optimal serta mendukung pemenuhan hak-hak anak.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi wujud kepedulian bersama terhadap masa depan anak, dengan menempatkan pembinaan, perlindungan, dan pendampingan sebagai bagian penting dalam mempersiapkan mereka kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.(FAHRID) Kaperwil Aceh