LPKA Banda Aceh Bekali Anak Binaan Keterampilan Membuat Telur Asin

LPKA Banda Aceh Bekali Anak Binaan Keterampilan Membuat Telur Asin

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) melalui kegiatan keterampilan produktif.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pembuatan telur asin bersama ABP yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di LPKA Kelas II Banda Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, para anak binaan diperkenalkan dengan proses pengolahan telur asin, mulai dari pengenalan bahan dan peralatan, persiapan telur, proses pencucian, hingga tahapan pengasinan.

Petugas memberikan penjelasan mengenai fungsi masing-masing bahan dan alat sekaligus memberikan arahan mengenai tahapan pembuatan telur asin yang dilakukan secara aman dan tertib.

Tidak hanya menerima materi, ABP juga terlibat langsung dalam proses pembuatan telur asin dengan didampingi dan diarahkan oleh petugas. Keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman praktis kepada anak binaan.

Melalui kegiatan ini, ABP tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan pangan sederhana, tetapi juga dilatih untuk menerapkan kebersihan, ketelitian, kerja sama, tanggung jawab, dan kemandirian.

Kegiatan pembuatan telur asin tersebut terlaksana dengan baik dan lancar. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi ABP, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai keterampilan produktif yang dapat dikembangkan di masa depan.

Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melalui kegiatan pembinaan kemandirian tersebut terus mendorong agar anak binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat sebagai bagian dari proses pembinaan dan persiapan kembali ke tengah masyarakat.

Pembinaan keterampilan seperti pembuatan telur asin menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, serta semangat kemandirian pada anak binaan selama menjalani proses pembinaan di LPKA.(FAHRID) Kaperwil Aceh