Pers Dipilah? Humas Polres Langsa Diduga Tebang Pilih Wartawan Saat Konferensi Pers

Pers Dipilah? Humas Polres Langsa Diduga Tebang Pilih Wartawan Saat Konferensi Pers

MetroNusantaraNews.com | Langsa – Kinerja bagian Humas Kepolisian Resor Langsa menuai sorotan tajam dari sejumlah insan pers. Pasalnya, dalam kegiatan konferensi pers yang digelar baru-baru ini, Humas diduga melakukan tindakan pilih-pilih wartawan dalam memberikan undangan liputan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, hanya sejumlah wartawan tertentu saja yang diundang untuk menghadiri konferensi pers tersebut. Sementara beberapa wartawan lain yang biasa meliput di lingkungan Polres Langsa justru tidak menerima undangan.

Situasi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan jurnalis. Mereka menilai langkah tersebut mencederai prinsip keterbukaan informasi serta kebersamaan antara institusi kepolisian dan media.

Salah seorang wartawan akrab disapa Danton mengatakan, konferensi pers seharusnya terbuka bagi seluruh wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik, bukan hanya bagi segelintir orang yang dianggap dekat dengan pihak tertentu.

“Kalau konferensi pers hanya mengundang wartawan tertentu saja, ini jelas tidak sehat bagi dunia pers. Kami menduga ada praktik pilih-pilih wartawan oleh Humas,” ujarnya, Senin (16/03/2026).

Sorotan juga mengarah kepada salah satu anggota Humas yang akrab disapa Bobon, yang disebut-sebut menjadi pihak yang mengatur undangan dalam kegiatan tersebut. Beberapa wartawan menduga, hanya jurnalis yang memiliki kedekatan saja yang mendapatkan akses.

Menurut para jurnalis, praktik seperti ini tidak seharusnya terjadi di institusi publik seperti kepolisian yang seharusnya menjunjung tinggi transparansi informasi kepada masyarakat melalui media.

Para wartawan berharap Kapolres Langsa dapat mengevaluasi kinerja bagian Humas agar hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers tetap terjaga dengan baik, profesional, dan tanpa diskriminasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas Polres Langsa belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pilih-pilih wartawan dalam kegiatan konferensi pers tersebut.(FAHRID) Kaperwil Aceh