Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game, Polda Aceh Perkuat Kesiapan May Day 2026
MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh — Dalam upaya memastikan kesiapan optimal menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, Polda Aceh menggelar kegiatan Latihan Olah Strategi/Gladi Posko Kamtibmas serta Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka Rencana Kontinjensi Aman Nusa I Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (28/4/2026) mulai pukul 08.30 WIB di Gedung Presisi Polda Aceh. Hadir dalam kegiatan ini Kapolda Aceh, Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, para Pejabat Utama Polda Aceh, Kapolres Aceh Besar, serta para Kabagops Polres/ta jajaran Polda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin muncul saat momentum May Day.
“Latihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pola tindak, sekaligus memperkuat koordinasi serta komunikasi antar satuan dalam pelaksanaan pengamanan dan pelayanan terhadap kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat, sesuai dengan Rencana Kontinjensi Aman Nusa I Tahun 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui simulasi dan Tactical Floor Game, para peserta diuji dalam menyusun rencana operasi serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terukur di lapangan.
“Diharapkan melalui latihan ini, seluruh personel memiliki kesiapan yang matang sehingga pelaksanaan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan May Day dapat berjalan aman, tertib, dan terkendali, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional,” lanjutnya.

Polda Aceh juga mengimbau kepada seluruh elemen buruh yang akan menyampaikan aspirasi agar melaksanakan kegiatan secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat diharapkan menghindari tindakan provokatif maupun anarkis, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Polri menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, namun harus tetap dalam koridor hukum. Mari kita jaga Aceh tetap aman, damai, dan penuh semangat persatuan,” tutupnya.(FAHRID) Kaperwil Aceh

Rosnita pasaribu
