Polres Subang Menorehkan Capaian Signifikan : 25 Kasus Narkoba dan 29 Tersangka Ditangkap Dalam Lima Bulan
Metronusantaranews.com, Subang - Pada Kamis, 11 Desember 2025, Ruang Konferensi Pers Polres Subang dipenuhi oleh para wartawan yang antusias menyaksikan pengumuman keberhasilan terbaru dari jajaran kepolisian. Dalam acara yang dihadiri langsung oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, Satres Narkoba Polres Subang resmi memaparkan pencapaian gemilang dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika: sebanyak 25 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika berhasil diungkap selama lima bulan terakhir, dengan 29 tersangka yang berhasil diamankan dari berbagai wilayah di Kabupaten Subang.
Kepada para wartawan, AKBP Dony Eko Wicaksono menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak tercapai secara semata-mata, melainkan hasil dari kerja keras, kepekaan, dan koordinasi yang ketat antar petugas Satres Narkoba dengan berbagai elemen.
"Kami sangat bangga dengan hasil kerja tim yang telah bekerja tanpa lelah, bahkan di luar jam kerja, untuk mengungkap kasus-kasus ini. Ini adalah bukti keseriusan kami dalam memerangi narkotika yang telah menjadi ancaman bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Subang," ungkapnya dengan nada tegas namun penuh kebanggaan.
Jenis barang bukti yang diambil oleh petugas sangat beragam, mencakup sabu, ganja, tembakau sintetis, serta berbagai sediaan farmasi ilegal yang beredar tanpa izin. Jumlah barang bukti yang diamankan juga cukup besar : ratusan gram sabu, puluhan gram ganja, ribuan butir obat tanpa izin edar, serta sejumlah kendaraan dan alat produksi yang digunakan para pelaku untuk menjalankan aktivitas peredaran gelap. Hal ini menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkotika yang dihancurkan tidak hanya berukuran kecil, tetapi juga memiliki sistem yang terstruktur untuk memasarkan barang haram ke masyarakat.
Salah satu poin penting yang disoroti Kapolres adalah latar belakang para tersangka yang diamankan. Mereka berasal dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelaku pekerjaan harian, pedagang, hingga orang yang memiliki pekerjaan tetap, dengan rentang usia yang beragam.
"Ini menjadi tanda bahaya bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkotika tidak lagi hanya menyasar kelompok tertentu, melainkan telah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat, oleh karena itu, upaya pemberantasan tidak hanya harus difokuskan pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan agar tidak ada lagi korban yang terjebak dalam jerat narkoba," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, AKBP Dony Eko Wicaksono menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan intensitas penindakan dan pencegahan.
"Kami tidak akan berhenti di sini. Tujuan kami adalah memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke tingkat akar rumput, sehingga tidak ada lagi ruang bagi aktivitas ini untuk berkembang di Subang," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan, pengawasan tersembunyi, dan operasi penindakan yang terencana untuk menangkap pelaku yang masih tersisa.
Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat Subang untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkotika. "Kepolisian tidak dapat bekerja sendirian. Kita membutuhkan sinergi yang kuat antara pihak kepolisian dan masyarakat.
Masyarakat diharapkan untuk waspada dan memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungannya. Informasi yang diberikan akan ditindaklanjuti dengan seksama dan rahasia," pinta ia.
Dengan kerja sama yang erat antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Subang dapat terbebas dari ancaman narkotika dalam waktu dekat. Tujuan akhir adalah menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga, terutama generasi muda yang menjadi potensi korban utama penyalahgunaan narkotika.
Konferensi pers ini tidak hanya menjadi ajang pengumuman keberhasilan, tetapi juga sebagai panggilan bersama untuk seluruh warga Subang agar bergandeng tangan dalam memerangi masalah yang telah lama mengganggu kebahagiaan masyarakat.
Sebagai penutup, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan informasi kepada kepolisian, serta kepada tim Satres Narkoba yang telah bekerja keras.
"Kita telah mengambil langkah penting ke arah negeri bebas narkoba. Tetap waspada, tetap berjuang, dan bersama-sama kita wujudkan Subang yang lebih baik," tegasnya sebelum acara berakhir.

Jabotabek
