Dari Limbah Jadi Manfaat, ABP LPKA Banda Aceh Belajar Olah Cangkang Telur dan Air Beras

Dari Limbah Jadi Manfaat, ABP LPKA Banda Aceh Belajar Olah Cangkang Telur dan Air Beras

MetroaNusantaraNews.com | Banda Aceh – Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh mengikuti kegiatan pertanian berupa pembuatan pupuk organik sederhana dengan memanfaatkan cangkang telur dan air beras, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di lahan pertanian LPKA Kelas II Banda Aceh dengan melibatkan ABP, petugas LPKA, serta peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang diarahkan untuk memberikan keterampilan praktis kepada ABP sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar.

Dalam pelaksanaannya, ABP terlebih dahulu menyiapkan cangkang telur yang telah dikumpulkan. Cangkang tersebut dibersihkan dari sisa kotoran, kemudian dihancurkan menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah digunakan dalam proses pencampuran.

Selanjutnya, cangkang telur yang telah dihancurkan dicampurkan dengan air beras ke dalam wadah yang telah disiapkan. Campuran kemudian diaduk hingga merata sebelum disimpan untuk digunakan dalam mendukung perawatan tanaman di lahan pertanian LPKA.

Petugas juga memberikan penjelasan kepada ABP mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan alternatif dalam kegiatan pertanian. Cangkang telur dapat dimanfaatkan sebagai sumber kalsium, sementara air beras dapat digunakan sebagai bahan pendukung dalam perawatan tanaman.

Selama kegiatan berlangsung, ABP tampak aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari persiapan bahan, membersihkan dan menghancurkan cangkang telur, melakukan pencampuran, hingga menata hasil kegiatan.

Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada keterampilan pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Melalui praktik langsung, ABP dilatih untuk lebih teliti, bertanggung jawab, kreatif, peduli terhadap lingkungan, serta mampu bekerja sama dalam menyelesaikan suatu kegiatan.

Pemanfaatan cangkang telur dan air beras juga menjadi inovasi sederhana yang relatif mudah diterapkan karena menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Langkah tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari kegiatan pertanian berkelanjutan di LPKA Kelas II Banda Aceh.

Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini menjadi bagian penting dalam membekali ABP dengan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat.

Melalui pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkelanjutan, ABP diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara positif di masa mendatang.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif dari para ABP yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.(FAHRID) Kaperwil Aceh