Basuh Kaki Orang Tua, Momen Haru Warnai Peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Banda Aceh

Basuh Kaki Orang Tua, Momen Haru Warnai Peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Banda Aceh

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Suasana penuh haru mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Kamis (23/7/2026). Selain menggelar upacara bendera, kegiatan ini juga diisi dengan prosesi sungkeman dan basuh kaki orang tua sebagai bentuk penanaman nilai bakti, penghormatan, serta penguatan karakter bagi anak binaan.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara LPKA Kelas II Banda Aceh tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Jenderal Nomor SEK-UM.04.01-07 tentang Gelaran Upacara Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026.

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", upacara dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., dengan Kasubsi Pendidikan bertindak sebagai komandan upacara. Kegiatan turut dihadiri dua orang perwakilan orang tua anak binaan, seluruh jajaran pegawai, anak binaan, serta mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry.

Dalam amanatnya, Kepala LPKA Banda Aceh membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Ia menegaskan bahwa tema Hari Anak Nasional tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, layak dihormati, didengar pendapatnya, serta menjadi subjek penting dalam pembangunan bangsa.

Puncak kegiatan berlangsung saat prosesi sungkeman dan basuh kaki orang tua. Dengan penuh penyesalan dan haru, anak-anak binaan bersimpuh di hadapan orang tua mereka, membasuh kaki, memeluk, serta menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Momen emosional tersebut disaksikan oleh Kepala LPKA Banda Aceh bersama para pejabat struktural.

Tangis haru pun pecah. Air mata para orang tua tak mampu dibendung saat mendengar ungkapan penyesalan dan rasa terima kasih dari anak-anak mereka. Prosesi tersebut menjadi simbol kuat bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam proses pembinaan dan perubahan perilaku Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mengikuti program pembinaan, LPKA Kelas II Banda Aceh juga menyerahkan remisi Hari Anak kepada sejumlah anak binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, LPKA Kelas II Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan yang berorientasi pada pemulihan karakter, penanaman nilai-nilai kemanusiaan, serta mempererat peran keluarga dalam mendukung proses reintegrasi sosial anak binaan.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh makna.(FAHRID) Kaperwil Aceh