Polantas Menyapa : Langkah Kunci Polres Sukabumi dalam Membangun Kepercayaan Publik Melalui Samsat Cibadak
Metronusantaranews.com, Sukabumi, Sabtu 20 Desember 2025 - Di tengah harapan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih terbuka, cepat, dan mudah diakses, Polres Sukabumi (Polda Jawa Barat) terus berinovasi dalam memberikan layanan yang sesuai harapan. Salah satu upaya yang menjadi sorotan adalah Program Polantas Menyapa, yang dirancang untuk menjembatani jarak antara personel kepolisian dengan masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi terkait layanan yang tersedia.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, melalui Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Arif, menjelaskan bahwa program ini memiliki tujuan utama untuk memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat mengenai berbagai layanan yang ada di Kantor Samsat Cibadak.
"Dengan program ini kami memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat mengenai berbagai layanan yang tersedia di Kantor Samsat Kabupaten Lampung Barat," terang AKP Arif kepada media pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Meskipun terdapat kesalahan penulisan nama kabupaten dalam pernyataannya, inti dari program ini tetap jelas: membawa informasi layanan ke tengah-tengah masyarakat agar tidak ada lagi kesalahpahaman atau ketidakpahaman mengenai prosedur dan hak-hak warga.
Program Polantas Menyapa sendiri dijalankan dengan cara personel Polantas Sukabumi keluar dari kantor dan berinteraksi langsung dengan warga di berbagai lokasi, seperti pasar, tempat ibadah, sekolah, atau daerah pemukiman padat. Selama interaksi ini, mereka tidak hanya memberikan penjelasan tentang layanan Samsat—seperti pembayaran pajak kendaraan, pembuatan dan perpanjangan STNK, serta verifikasi kendaraan—tetapi juga menjawab pertanyaan langsung yang seringkali muncul di kalangan masyarakat. Hal ini menjadi sangat penting karena banyak warga yang masih kesulitan memahami prosedur layanan yang terkadang dianggap rumit, sehingga mengakibatkan keterlambatan atau kesalahan dalam pengurusan dokumen.
Keberadaan program ini juga memiliki dampak positif dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga kepolisian. Ketika personel berinteraksi secara langsung dengan warga dengan sikap ramah, terbuka, dan profesional, masyarakat akan merasakan bahwa kepolisian bukan hanya lembaga penegak hukum, tetapi juga lembaga yang melayani dan peduli terhadap kebutuhan mereka.
Transparansi dalam memberikan informasi layanan juga membuat masyarakat merasa lebih terinformasi dan memiliki hak untuk mengetahui apa yang harus dilakukan serta apa yang bisa didapatkan dari layanan publik yang disediakan.
Selain sosialisasi layanan Samsat, Program Polantas Menyapa juga seringkali digunakan sebagai sarana untuk memberikan edukasi tentang keselamatan lalu lintas—yang merupakan tugas utama Polantas. Personel akan memberikan penjelasan tentang peraturan lalu lintas yang harus dipatuhi, pentingnya menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm dan sabuk pengaman, serta dampak yang ditimbulkan oleh pelanggaran lalu lintas.
Hal ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan, tetapi juga memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga sebagai mitra dalam menjaga ketertiban dan keamanan di daerah Sukabumi.
AKBP Samian menambahkan bahwa program ini akan terus dijalankan dan dikembangkan agar lebih merata menjangkau seluruh wilayah Sukabumi. "Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik dan transparan kepada masyarakat," ujarnya.
"Program Polantas Menyapa adalah salah satu wujud komitmen itu, di mana kami berusaha untuk mendekati masyarakat dan memastikan bahwa setiap warga mengetahui hak dan kewajibannya dalam mengakses layanan publik."
Dengan terus menghadirkan program-program inovatif seperti Polantas Menyapa, Polres Sukabumi menunjukkan upaya nyata dalam membangun kepercayaan publik melalui transparansi layanan.
Harapan adalah, dengan adanya program ini, masyarakat akan semakin mudah mengakses layanan publik, semakin memahami peraturan yang ada, dan semakin percaya bahwa kepolisian adalah mitra yang dapat dipercaya dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Jabotabek
