Polda Jawa Barat Perkuat Peran Dalam Ketahanan Pangan, Beri Apresiasi Umroh Bagi Petani Berdedikasi
Metronusantaranews.com, Jawa Barat - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus memperkuat perannya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendekatan yang komprehensif dan humanis. Tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi, Polda Jabar di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Rudi Setiawan menunjukkan keberpihakan nyata kepada kesejahteraan para petani dengan memberikan apresiasi khusus berupa pemberangkatan ibadah umroh bagi mereka yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengembangkan sektor pertanian.
Dalam pelaksanaan program penanaman jagung seluas 750 hektare yang telah digulirkan secara menyeluruh di seluruh Provinsi Jawa Barat, jajaran kepolisian bertindak sebagai fasilitator utama yang mengawal seluruh tahapan pertanian secara sistematis dan terstruktur. Peran kepolisian tidak hanya sebatas pengawalan keamanan, melainkan mencakup seluruh rangkaian aktivitas pertanian mulai dari tahap awal hingga akhir.
Peran ini dimulai dari tahap krusial seperti identifikasi dan pencarian lahan potensial yang memiliki kesesuaian ekologis untuk pertumbuhan tanaman jagung. Selanjutnya, Polda Jabar juga turut berperan dalam penyediaan bibit unggul yang memiliki produktivitas tinggi serta pupuk berkualitas untuk mendukung pertumbuhan optimal tanaman. Tidak berhenti di situ, pihak kepolisian juga membantu dalam pengadaan alat serta mesin pertanian (alsintan) modern yang dapat meningkatkan efisiensi dan hasil kerja para petani.
Selama proses tanam dan pemeliharaan, personel kepolisian di lapangan juga aktif diterjunkan untuk mendampingi para petani, memberikan bantuan teknis serta memastikan keamanan kawasan pertanian. Ketika memasuki masa panen, jajaran Polri kembali berperan penting dalam mendampingi proses pemetikan hasil produksi, serta memastikan keamanan dalam tahap penyimpanan agar rantai pasok komoditas pangan ini tetap terjaga dengan baik dan terhindar dari risiko kerusakan maupun pencurian.
Komitmen kuat Polda Jabar dalam mendukung ketahanan pangan nasional ditegaskan langsung oleh Kapolda Irjen Pol Rudi Setiawan melalui pemantauan intensif yang dilakukan via Zoom Meeting bersama seluruh jajaran Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) se-Jawa Barat pada Kamis (29/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian wilayah untuk bersinergi aktif dan erat dengan pemerintah daerah masing-masing serta kelompok tani lokal guna memastikan program peningkatan produksi pangan berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kehadiran Polri di sektor pertanian bukan hanya untuk menjaga keamanan fisik, namun juga untuk memberikan rasa aman dan kepastian bagi para petani, terutama dalam aspek kepastian hukum pengelolaan lahan yang selama ini sering menjadi sumber kekhawatiran bagi masyarakat kecil,” jelas Kapolda Rudi Setiawan dalam kesempatan tersebut.
Melalui sinergi yang terbangun, pihak kepolisian bekerja sama dengan dinas pertanian daerah untuk melakukan pendataan lahan, verifikasi kepemilikan, serta menyelesaikan sengketa tanah yang mungkin muncul. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga para petani dapat fokus pada kegiatan produksi tanpa beban masalah hukum.
Salah satu bentuk nyata dari perhatian Polda Jabar terhadap kesejahteraan petani adalah pemberian apresiasi berupa pemberangkatan ibadah umroh bagi sejumlah petani yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengembangkan pertanian dan mendukung program ketahanan pangan di daerah masing-masing. Program ini merupakan wujud penghargaan kepada para petani yang telah bekerja keras untuk memastikan pasokan pangan lokal tetap stabil.
“Para petani adalah ujung tombak ketahanan pangan bangsa. Oleh karena itu, kami tidak hanya mendukung dari sisi produksi, namun juga peduli terhadap kesejahteraan mereka secara menyeluruh. Pemberangkatan ibadah umroh ini adalah bentuk apresiasi kecil atas kontribusi besar yang telah mereka berikan,” ujar seorang pejabat tinggi Polda Jabar yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pihak kepolisian juga menjelaskan bahwa pemilihan penerima apresiasi ini dilakukan secara transparan melalui proses seleksi bersama kelompok tani dan pemerintah daerah, dengan memperhatikan faktor dedikasi, kontribusi terhadap peningkatan produksi, serta peran sebagai contoh bagi petani lain di lingkungannya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jabar mengungkapkan bahwa program dukungan terhadap ketahanan pangan ini tidak akan berhenti hanya pada satu musim tanam. Polda Jabar berkomitmen untuk terus memperkuat peran dan memperluas cakupan program ini ke berbagai komodi

Jabotabek
