Tunda Pilchiksung, Marwah Kota Langsa Dipermainkan! Wali Kota Diminta Copot Kadis DPMG

Tunda Pilchiksung, Marwah Kota Langsa Dipermainkan! Wali Kota Diminta Copot Kadis DPMG

MetroNusantaraNews.com | Langsa – Penundaan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) serentak di Kota Langsa menuai gelombang kritik keras dari berbagai pihak. Kebijakan yang dinilai tidak konsisten itu disebut telah mencoreng marwah daerah dan mempermainkan kepercayaan masyarakat.

Sejumlah calon Geuchik Kota Langsa yang telah mengeluarkan biaya besar untuk persiapan pemilihan kini merasa dirugikan. Mereka menilai pemerintah kota, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), tidak profesional dalam menjalankan tahapan Pilchiksung.

“Ini bukan sekadar penundaan, ini bentuk ketidakseriusan pemerintah. Marwah Kota Langsa seperti dipermainkan. Kami sudah keluarkan biaya, tenaga, dan waktu, tapi hasilnya nihil,” ujar salah satu calon Geuchik DM dengan nada kesal. Jum'at (22/5/2026).

Kritik juga mengarah langsung kepada Wali Kota Langsa yang dinilai tidak tegas dalam mengambil sikap. Banyak pihak mempertanyakan mengapa tahapan Pilchiksung tetap dijalankan sejak awal, sementara surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum dikantongi.

“Kalau dari awal belum ada persetujuan Kemendagri, kenapa proses tetap berjalan? Ini kesalahan fatal dalam tata kelola pemerintahan. Wali Kota jangan mencla-mencle, harus bertanggung jawab,” tegas sumber tersebut.

Desakan pun menguat agar Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE segera mengevaluasi bahkan mencopot Kepala DPMG Kota Langsa yang dianggap sebagai pihak paling bertanggung jawab atas kisruh ini.

“Kalau memang ingin mengembalikan kepercayaan publik, copot Kadis DPMG. Ini bentuk kelalaian yang tidak bisa ditolerir,” tambahnya.

Situasi ini dikhawatirkan akan berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah serta mencederai proses demokrasi di tingkat gampong.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang jelas dan tegas dari pihak Pemerintah Kota Langsa terkait kepastian jadwal Pilchiksung ke depan. Masyarakat pun menunggu langkah konkret, bukan sekadar janji.(FAHRID) Kaperwil Aceh