Jelang Laga Persib vs Persija, Polda Jawa Barat Gelar Rakorpam , Kapolda Jabar Himbau Pengamanan Ketat
Metronusantaranews.com, Bandung, Kamis (8/1/2026) – Polda Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan (Rakorpam) untuk pertandingan Liga 1 Super League antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kegiatan yang bertujuan memastikan kelancaran serta keamanan acara olahraga yang menjadi perhatian nasional ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., di ruang rapat Polrestabes Bandung.
Dalam rakorpam yang dihadiri oleh perwakilan TNI, pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung, serta panitia pelaksana pertandingan, Kapolda Jabar menegaskan bahwa seluruh aspek pengamanan telah dipersiapkan secara menyeluruh dan matang. Pendekatan yang diterapkan mengedepankan tiga prinsip utama: preventif, preemtif, dan penegakan hukum secara profesional, yang diwujudkan melalui kerja sama sinergis antara berbagai pihak terkait.
"Kita tidak hanya fokus pada penanganan saat kejadian terjadi, tetapi lebih dulu melakukan upaya pencegahan agar tidak ada masalah yang muncul. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan panitia pelaksana menjadi kunci keberhasilan pengamanan pada laga yang memiliki intensitas emosi tinggi ini," ujar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan dalam sambutannya.
Sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Kapolda Jabar mengeluarkan serangkaian imbauan khusus bagi seluruh pihak yang terkait dengan pertandingan. Khusus untuk pendukung Persib Bandung yang dikenal dengan julukan Bobotoh, ia mengingatkan agar tidak memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket resmi. "Kami mengimbau agar hanya mereka yang memiliki tiket sah dan resmi yang datang ke area stadion. Hal ini tidak hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk keamanan dan kenyamanan seluruh penonton," jelasnya.
Selain itu, Kapolda Jabar menegaskan larangan keras membawa barang-barang berbahaya ke dalam area stadion, termasuk minuman keras, senjata tajam, benda keras yang dapat digunakan sebagai alat kekerasan, serta kembang api dalam bentuk apapun. Petugas keamanan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada setiap orang yang memasuki stadion untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk.
Tidak hanya itu, Kapolda Jabar juga mengingatkan seluruh pendukung agar menjaga sikap dan perilaku yang sportif. Ia menekankan pentingnya tidak mudah terprovokasi oleh pihak manapun, serta melarang keras segala bentuk tindakan anarkis seperti sweeping kendaraan di sekitar stadion, penyerangan terhadap pendukung lawan atau pihak terkait, maupun kerusuhan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
"Kita harus menunjukkan bahwa sepak bola adalah olahraga yang membawa kebersamaan dan kegembiraan, bukan sarana untuk melakukan kekerasan atau gangguan.

Jabotabek
