Kenalkan Seni Tari, LPKA Banda Aceh Dorong Anak Binaan Kenali dan Lestarikan Budaya Aceh

Kenalkan Seni Tari, LPKA Banda Aceh Dorong Anak Binaan Kenali dan Lestarikan Budaya Aceh

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP). Salah satunya melalui kegiatan pemaparan dan pengenalan seni tari yang digelar di Gedung Serbaguna LPKA Kelas II Banda Aceh, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.20 WIB tersebut menjadi sarana bagi ABP untuk menambah wawasan sekaligus mengenal lebih dekat seni dan budaya yang berkembang di Indonesia, khususnya seni tari tradisional Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, ABP mendapatkan pemaparan mengenai pengertian seni tari, unsur-unsur seni tari, fungsi dan tujuan seni tari, hingga berbagai jenis tari yang berkembang di Indonesia, baik tari tradisional maupun tari kreasi.

Tidak hanya sebatas teori, para ABP juga diperkenalkan dengan sejumlah seni tari tradisional Aceh. Materi mencakup karakteristik, fungsi, bentuk gerakan, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam seni tari tersebut.

Pengenalan seni tari ini diharapkan mampu menumbuhkan ketertarikan dan apresiasi ABP terhadap seni serta budaya daerah. Seni tari juga diperkenalkan sebagai salah satu bentuk ekspresi budaya yang memiliki peran penting dalam mengenal, menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, ABP mengikuti pemaparan dengan tertib dan antusias. Mereka diberikan kesempatan untuk menyimak materi, mengajukan pertanyaan hingga berdiskusi sehingga suasana pembinaan berlangsung interaktif.

Melalui kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Banda Aceh tidak hanya memberikan pengetahuan tentang seni, tetapi juga mendorong pengembangan kreativitas, rasa percaya diri, kedisiplinan serta kemampuan berkomunikasi para ABP.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LPKA Kelas II Banda Aceh menghadirkan pembinaan yang positif dan edukatif, sehingga anak binaan memiliki pengalaman baru serta bekal pengetahuan yang dapat mendukung proses pembentukan kepribadian mereka.

Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melalui kegiatan tersebut terus mendorong agar program pembinaan bagi ABP tidak hanya berorientasi pada aspek pengetahuan, tetapi juga mampu menggali potensi, kreativitas dan minat anak binaan.

Dengan pengenalan seni dan budaya, ABP diharapkan semakin memahami bahwa kekayaan budaya daerah merupakan bagian penting dari identitas bangsa yang harus dihargai dan dilestarikan (FAHRID) Kaperwil Aceh