Tanam Kangkung, Tanam Kemandirian: LPKA Banda Aceh Bekali Anak Binaan Keterampilan Pertanian

Tanam Kangkung, Tanam Kemandirian: LPKA Banda Aceh Bekali Anak Binaan Keterampilan Pertanian

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) melalui kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Pada Senin (31/8/2026), ABP LPKA Kelas II Banda Aceh mengikuti kegiatan penanaman kangkung, pemasangan papan nama tanaman serta perawatan tanaman yang dilaksanakan di lahan pertanian LPKA Kelas II Banda Aceh mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut melibatkan ABP bersama petugas LPKA dan peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Para ABP terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan sebagai bagian dari proses pembelajaran keterampilan praktis di bidang pertanian.

Kegiatan diawali dengan menyiapkan dan merapikan bedeng yang akan digunakan sebagai media tanam. Setelah lahan siap, ABP bersama pendamping membuat lubang tanam dengan jarak yang telah ditentukan agar penanaman kangkung dapat dilakukan secara teratur dan memberikan ruang tumbuh yang cukup bagi tanaman.

Selanjutnya, ABP melakukan penanaman kangkung pada lubang yang telah disiapkan. Petugas memberikan arahan mengenai teknik penanaman yang tepat sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Usai penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan papan nama tanaman pada area bedeng. Papan nama tersebut berfungsi sebagai penanda jenis tanaman sekaligus membuat kawasan pertanian LPKA menjadi lebih tertata, rapi dan mudah dikenali.

Tidak berhenti pada proses penanaman, para ABP juga melakukan penyiraman terhadap tanaman kangkung yang baru ditanam maupun tanaman lainnya di sekitar lahan pertanian. Penyiraman dilakukan secara merata dengan memperhatikan kebutuhan air dan kondisi media tanam.

Melalui kegiatan tersebut, ABP diberikan pemahaman bahwa keberhasilan bercocok tanam tidak hanya bergantung pada proses penanaman, tetapi juga membutuhkan perawatan secara rutin, kedisiplinan serta tanggung jawab.

Selama kegiatan berlangsung, ABP terlihat aktif mengikuti setiap tahapan dengan pendampingan petugas LPKA dan peserta MagangHub Kemnaker. Keterlibatan langsung tersebut diharapkan memberikan pengalaman nyata sekaligus membangun sikap positif dalam diri anak binaan.

Kegiatan pertanian ini menjadi salah satu upaya LPKA Kelas II Banda Aceh dalam membekali ABP dengan keterampilan yang dapat bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Selain keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan kedisiplinan, ketelitian, rasa tanggung jawab, kerja sama dan kemandirian. ABP diharapkan mampu memahami proses pertanian mulai dari persiapan lahan, pembuatan lubang tanam, penanaman, pengenalan jenis tanaman hingga perawatan.

Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melalui program pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan terus mendorong terciptanya kegiatan positif dan produktif bagi anak binaan.

Program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas selama menjalani pembinaan, tetapi juga dapat menjadi bekal keterampilan yang dapat dikembangkan ABP di masa depan.

Dengan demikian, lahan pertanian LPKA Kelas II Banda Aceh tidak hanya menjadi tempat bercocok tanam, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi ABP untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki keterampilan positif.(FAHRID) Kaperwil Aceh