Polresta Sleman Bantah Isu Pembagian Uang Rp50 Ribu untuk Warga yang Hadiri Acara di Stadion Maguwoharjo

Polresta Sleman Bantah Isu Pembagian Uang Rp50 Ribu untuk Warga yang Hadiri Acara di Stadion Maguwoharjo

Metronusantaranews.com, Sleman – Beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang mengajak warga menghadiri kegiatan Bazar UMKM di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/10/2026). Pesan tersebut turut mencatut nama Kapolresta Sleman, AKBP Dhimas Prasetyo, dengan iming-iming pemberian uang belanja sebesar Rp50 ribu bagi setiap warga yang hadir.

Menanggapi informasi tersebut, Polresta Sleman memberikan klarifikasi dan membantah keterlibatan institusinya dalam ajakan pengerahan massa maupun janji pembagian uang kepada masyarakat.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menegaskan bahwa nama Kapolresta Sleman telah dicatut dalam pesan yang beredar. Ia memastikan tidak ada instruksi dari Polresta Sleman untuk mengerahkan warga menghadiri kegiatan di Stadion Maguwoharjo.

Argo juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak pernah menjanjikan pemberian uang saku atau uang belanja kepada masyarakat yang datang ke lokasi tersebut.

“Perlu kami tegaskan, Polresta Sleman tidak pernah melakukan pengerahan massa. Yang dilakukan adalah pengerahan personel untuk pengamanan kegiatan masyarakat,” ucap Argo, Sabtu (31/10/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran personel kepolisian dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pelayanan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

“Setiap ada kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polresta Sleman, kami selalu hadir melaksanakan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hal tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat,” tutupnya.

Diketahui, setidaknya terdapat dua tangkapan layar percakapan WhatsApp yang mencatut nama Kapolresta Sleman terkait ajakan menghadiri kegiatan tersebut. Pesan pertama ditujukan kepada warga wilayah Kapanewon Mlati, sedangkan pesan kedua menyasar wilayah Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam salah satu pesan yang beredar, warga diminta menghadiri Bazar UMKM di Stadion Maguwoharjo pada pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Bahkan, setiap kalurahan disebut mendapatkan kuota sebanyak 100 orang, dengan kesempatan mengajak anggota keluarga maupun kerabat.

Pesan tersebut juga mencantumkan janji pemberian uang belanja Rp50 ribu yang diklaim berasal dari Kapolresta Sleman dan dapat diambil melalui Kasat Binmas di lokasi kegiatan.

Namun, melalui klarifikasi resminya, Polresta Sleman memastikan informasi mengenai pengerahan massa dan pembagian uang tersebut tidak benar serta meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang mencatut nama pejabat kepolisian.