TIM PENYULUH MABES TNI BERSINERGI DENGAN PASIS SESKOAD DIKREG LXVIII, EDUKASI 300 WARGA KALIPAPAN CEGAH KARHUTLA

TIM PENYULUH MABES TNI BERSINERGI DENGAN PASIS SESKOAD DIKREG LXVIII, EDUKASI 300 WARGA KALIPAPAN CEGAH KARHUTLA

Metronusantaranews.com - Way Kanan — Tim Penyuluh Markas Besar TNI bersinergi dengan Perwira Siswa Seskoad Dikreg LXVIII menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat Kampung Kalipapan, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kampung Kalipapan.(02/09/2026)

Kegiatan penyuluhan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sekitar 300 orang hadir dan mengikuti kegiatan secara langsung. Penyuluhan ini menjadi semakin lengkap dengan keterlibatan Tim Penyuluh Mabes TNI yang bersinergi bersama para Perwira Siswa Seskoad Dikreg LXVIII dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya serta langkah-langkah pencegahan karhutla.

Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Selain dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, karhutla juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas perekonomian, serta berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Komandan Kodim 0427/Way Kanan Letkol Arm Sigit Windarto, S. Sos., M. Han., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, terutama TNI, pemerintah daerah dan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan.

“Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan serta bersama-sama mencegah agar kejadian tersebut tidak terjadi,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat melalui penyuluhan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengelolaan lahan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran.

Sementara itu, Bapak Hendra, salah satu perwakilan masyarakat Kampung Kalipapan, menyambut baik kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Tim Mabes TNI bersama Pasis Seskoad Dikreg LXVIII tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas dilaksanakannya penyuluhan ini. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya karhutla serta bagaimana cara mencegahnya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan masyarakat Kampung Kalipapan semakin sadar untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” ungkap Hendra.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, kegiatan penyuluhan karhutla ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan edukasi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif dan komitmen bersama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kabupaten Way Kanan.