Tasyakuran HUT ke-81 RI, Ka. LPKA Banda Aceh Terima Penghargaan dari Kanwil Ditjenpas Aceh

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Ka. LPKA Banda Aceh Terima Penghargaan dari Kanwil Ditjenpas Aceh

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh — Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., mengikuti gelaran tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut digelar di Aula Lapas Kelas IIA Banda Aceh dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh, Ramdhani Boy.

Tasyakuran tersebut menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat tali kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemotongan tumpeng dan makan bersama. Suasana penuh keakraban terlihat dalam rangkaian kegiatan yang diikuti jajaran pemasyarakatan Aceh.

Selain tasyakuran, kegiatan juga dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dinilai sukses menyemarakkan dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui berbagai perlombaan dan kegiatan amal yang melibatkan warga binaan maupun pegawai.

Ka. LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan pemasyarakatan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan rasa syukur serta memperkuat kebersamaan.

“Kegiatan tasyakuran dan pemotongan tumpeng ini merupakan wujud rasa syukur kita atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Saya berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan kekeluargaan yang terbangun melalui berbagai perlombaan dapat terus kita pertahankan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yusnaidi.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut diharapkan dapat terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kegembiraan. Melalui tasyakuran, pemotongan tumpeng, serta penyerahan penghargaan, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat nilai kebersamaan, rasa syukur, dan semangat pembinaan di lingkungan pemasyarakatan Aceh.(FAHRID) Kaperwil Aceh