Polsek Keumala Bersama Muspika Lakukan Monitoring Penyaluran Bansos BPBD Pidie kepada Warga
MetroNusantaraNews.com, Pidie - Muspika Keumala Pidie melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat Gampong Cot Nuran dan Gampong Pulo Pante yang terdampak abrasi Sungai Krueng Baro. Abrasi tersebut terjadi akibat meningkatnya debit air sungai pascahujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Keumala dalam beberapa hari terakhir, Minggu, (30/11/2025).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar merasakan dampak kerusakan rumah akibat terkikisnya aliran Sungai Krueng Baro. Muspika Keumala turut melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi lingkungan serta titik-titik abrasi yang mengancam pemukiman warga.

Dalam kegiatan tersebut hadir Camat Keumala, Nurjannah, S.E., yang memimpin langsung proses koordinasi di lokasi. Kehadiran Kapolsek Keumala, Iptu Rahmad, S.Sos., S.H., M.Si., turut memperkuat pengamanan dan monitoring agar kegiatan berjalan lancar dan tanpa hambatan. Sementara itu, Koramil 13 Keumala melalui perwakilannya, Babinsa Koptu Joko Lesmana, memberikan dukungan di lapangan.
Turut hadir pula Kanit Intelkam Polsek Keumala, Aipda Heri Saputra, S.H., yang memastikan situasi tetap kondusif selama proses penyerahan bantuan berlangsung. Dari unsur Tagana Kecamatan Keumala, Yushadi hadir untuk membantu proses penyaluran dan pendataan warga terdampak. Kehadiran para keuchik dari Cot Nuran dan Pulo Pante juga sangat penting dalam mengarahkan penerima bantuan sesuai data yang telah diverifikasi.
Adapun masyarakat penerima bantuan merupakan keluarga yang rumahnya terdampak abrasi cukup parah akibat arus Sungai Krueng Baro yang semakin meningkat. Beberapa rumah dilaporkan mengalami keretakan dan pengikisan tanah di sekitarnya sehingga memerlukan perhatian cepat dari pemerintah daerah demi menghindari risiko kerusakan yang lebih besar.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar berupa sembako, di antaranya beras 2 sak ukuran 15 kg per kepala keluarga, dua kotak mie instan per KK, tiga liter minyak goreng per KK, serta satu kotak air mineral per KK. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama masa tanggap darurat dan sebelum adanya penanganan lanjutan dari pihak terkait.
Kapolsek Keumala Iptu Rahmad, S.Sos., S.H., M.Si. dalam kesempatannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan bencana di wilayah hukumnya. Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antara Polsek, BPBD, Muspika, dan perangkat gampong sangat penting dalam memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih cukup ekstrem.
Selain melakukan pengawasan, petugas di lapangan juga mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk laporan resmi kepada pimpinan dan instansi terkait. Dokumentasi ini akan menjadi acuan dalam melakukan evaluasi serta penyusunan langkah-langkah lanjutan untuk mitigasi bencana di dua gampong tersebut.
Kedepan Polsek Keumala bersama BPBD dan Muspika Keumala akan terus meningkatkan koordinasi guna memastikan keselamatan masyarakat. Pemantauan terhadap kondisi Sungai Krueng Baro akan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi peningkatan debit air yang dapat memicu abrasi lanjutan.
Kegiatan penyerahan bantuan sosial ini berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait yang telah hadir memberikan bantuan serta memastikan keamanan warga di tengah ancaman abrasi yang terjadi.(FAHRID)

Rosnita
