Lapas Cipinang Hadirkan Kunjungan Khusus Anak, Ruang Kecil untuk Kedekatan yang Besar
Metronusantaranews.com, Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang hadirkan layanan kunjungan khusus anak pada hari libur, Sabtu (5/9), sebagai ruang pertemuan keluarga yang lebih ramah bagi anak-anak yang mengunjungi orang tuanya. Tidak hanya mempertemukan keluarga, layanan ini memberi kesempatan anak untuk berinteraksi dan bermain bersama teman sebaya dalam suasana kunjungan yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.
Momen sederhana itu terasa berbeda bagi HNS, salah seorang Warga Binaan. Ia terharu melihat anaknya dapat berlarian dan bermain bersama anak-anak lain di area kunjungan. Baginya, pemandangan seperti itu menjadi salah satu momen yang paling dirindukan sejak harus menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.
“Yang membuat saya terharu bukan hanya bisa bertemu anak, tetapi melihat dia bisa bermain, berlari, dan bertemu teman seusianya. Momen sederhana seperti ini sangat saya rindukan sebagai orang tua selama berada di sini,” ungkapnya.
HNS mengaku selama kunjungan reguler dirinya kerap merasa khawatir membawa anak karena suasana kunjungan didominasi orang dewasa dan terdapat berbagai bentuk interaksi yang belum tentu sesuai untuk disaksikan anak. Kehadiran kunjungan khusus membuatnya merasa lebih tenang menikmati waktu bersama buah hatinya.
“Kalau kunjungan biasa, sebagai orang tua kadang ada kekhawatiran karena anak bisa melihat interaksi orang dewasa yang belum tentu pantas untuk usianya. Hari ini saya lebih tenang. Anak saya bisa menikmati waktunya sebagai anak-anak, sementara saya bisa benar-benar menikmati peran sebagai ayah ketika bertemu dengannya,” ujarnya.
Memastikan layanan tetap aman dan tertib, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo, melakukan pengecekan kesiapan petugas sebelum pelayanan dimulai. Menurutnya, pengamanan tetap menjadi prioritas, namun harus berjalan seiring dengan kualitas pelayanan kepada keluarga.
“Pesan Bapak Kalapas, Dr. Syarpani, kepada kami sangat jelas: petugas harus sigap dalam pengamanan, tetapi tetap melayani dengan hati. Terlebih yang datang hari ini adalah anak-anak. Mereka harus merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman yang baik ketika bertemu orang tuanya,” ujar Fajar.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, dalam kesempatan terpisah menegaskan bahwa menjalani pidana tidak menghilangkan peran seseorang sebagai orang tua. Menurutnya, hubungan keluarga yang sehat merupakan bagian penting dalam proses pembinaan dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat.
“Anak tidak boleh kehilangan ruang untuk mendapatkan kasih sayang orang tuanya hanya karena orang tuanya sedang menjalani masa pidana. Yang ingin kita jaga adalah hubungan keluarga itu tetap tumbuh secara sehat. Saya berharap pertemuan seperti ini menjadi energi bagi Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri sekaligus meninggalkan pengalaman yang baik bagi anak-anak mereka,” ujar Dr. Syarpani.
Melalui layanan kunjungan khusus anak, Lapas Cipinang berupaya menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang tidak berhenti pada prosedur kunjungan, tetapi turut menjaga kedekatan keluarga, kebutuhan anak, dan harapan Warga Binaan untuk kembali menjalankan perannya di tengah keluarga.

Jabotabek
