Desa Se-Kecamatan Uluiwoi Salurkan BLT – DD Untuk Tahap I Tahun Anggaran 2022.

862

Metronusantaranews.com_Kolaka Timur – Pemerintah Desa Se-Kecamatan Uluiwoi kabupaten Kolaka Timur Sulawesi Tenggara telah melaksanakan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa, Selasa (22/2/2022).

Penyaluran BLT DD dilaksanakan di aula pertemuan masing-masing desa Se-Kecamatan Uluiwoi dan disaksikan oleh anggota Polsek Uluiwoi, Babinsa, pendamping desa, ketua BPD dan perangkat desa.

Diketahui, besaran BLT DD yang diterima KPM untuk tahun anggaran 2022 masih sama dengan besaran yang diterima pada tahun 2021 yang lalu yakni sebesar Rp 300.000/KPM dalam setiap bulannya.

Adapun jumlah penerima bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa masing-masing desa se-kecamatan Uluiwoi adalah sebagai berikut :

Desa Tondowatu dengan jumlah penerima BLT DD sebanyak 82 KPM, sedangkan anggaran yang digunakan dalam penyaluran BLT DD untuk tahap satu salur Januari sampai Maret sebesar Rp 73.800.000.

Desa aukora, jumlah penerima BLT DD sebanyak 55 KPM dengan total anggaran yang digunakan sebesar Rp 49.500.000, kemudian desa Uete dengan jumlah penerima BLT DD yang disalurkan sebanyak 103 KPM dengan anggaran yang digunakan sebesar Rp 92.700.000.

Ketgam : Foto Bersama Setelah Proses Penyaluran BLT DD di Desa Undolo

Desa Lalombai, jumlah penerima BLT DD tahun anggaran 2022 sebanyak 31 KPM dari 108 KK dengan Anggaran yang digunakan untuk tiga bulan tahap I sebesar Rp 27.900.000, sedangkan desa undolo dengan jumlah KPM yang menerima BLT DD sebanyak 49, sedangkan anggaran yang digunakan sebesar Rp 44.100.000.

Desa amololu, jumlah penerima BLT DD sebanyak 60 KPM, dengan besaran anggaran yang digunakan untuk tahap I sebesar Rp 54.000.000, Sedangkan untuk desa Tawanga, jumlah keluarga penerima manfaat BLT DD sebanyak 45 penerima manfaat dari 214 kepala keluarga, untu anggaran yang digunakan dalam penyaluran BLT DD tersebut sebesar Rp 40.500.000.

Selanjutnya, Desa Amokuni, jumlah penerima BLT DD yang telah disalurkan sebanyak 40 KPM dengan jumlah anggaran yang digunakan untuk tahap I salur Januari-maret sebesar Rp 36.000.000 dan yang terakhir adalah desa pehanggo, jumlah penerima manfaat BLT DD tersebut sebanyak 40 KPM, sedangkan anggaran yang dialokasikan untuk tahap I sama dengan jumlah yang digunakan oleh desa amokuni, yakni sebesar Rp 36.000.000.

Ketua Asosiasi pemerintah desa (APDESI) kecamatan Uluiwoi, Syarif, saat ditemui di kediamannya menjelaskan bahwa penerima BLT yang bersumber dari dana desa sudah melalui verifikasi dan penetapan dalam musyawarah di tingkat desa masing-masing.

“Besaran BLT DD yang diterima oleh keluarga penerima manfaat masih sama dengan tahun lalu sebanyak Rp 300.000/KPM” jelasnya

Syarif, yang juga sebagai kepala desa amololu mengatakan kriteria penerima BLT DD di yang lebih diprioritaskan bagi warga desa yang terdampak langsung dengan bencana Corona virus desies 19 (Covid 19) sehingga mengakibatkan kehilangan kesempatan kerja misalnya para lansia.

Tak hanya itu, dirinya juga mengungkapkan jika penerima manfaat tersebut tidak terdata sebagai penerima jaring pengaman sosial lainnya seperti PKH, BPNT dan bantuan sosial lainnya.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Tondowatu, Muh. Aras, menambahkan bahwa penggunaan dana desa tahun ini berbeda dengan tahun 2021 yang lalu, dimana tahun ini telah diatur penggunaan dana desa untuk BLT melalui Perpres 104 tentang RAPBN tahun 2022 pada pasal 5 ayat 4 huruf a yang didalamnya telah dijelaskan secara rinci penggunaan anggaran BLT DD tersebut paling sedikit 40 persen.

“Saya berharap, keluarga penerima manfaat BLT DD dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik ditengah pandemik covid-19 apalagi saat ini beberapa daerah sudah melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)” tutup kepala desa tiga periode.(*)

Laporan : Helni Setyawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here